Liputan6.com, Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan perkembangan Teknologi Informasi (TI), termasuk revolusi industri 4.0, membawa tantangan baru dalam moralitas masyarakat dan dunia.
Oleh sebab itu, ia menilai moralitas yang baik akan sangat membantu menyelesaikan masalah dalam penggunaan teknologi.
Ia mencontohkan fenomena munculnya media tanpa redaksi, yang membuat setiap warga bisa menjadi wartawan. Semua orang, katanya, kini bisa menyampaikan informasi apa pun.
"Untuk itulah, yang dibutuhkan sekarang adalah standar moralitas yang semakin tinggi berbarengan dengan penggunaan teknologi itu," tutur Jokowi seperti dikutip dari lamansetkab.go.id, Jumat (2/11/2018).
Ia mengingatkan, kehadiran teknologi baru jangan sampai digunakan untuk menyebarkan berbagai informasi palsu atau hoaks.
"Jangan sampai justru karena adanya teknologi baru masuk, ada keterbukaan yang diperbolehkan, tetapi karena moralitas kita yang tidak baik justru digunakan untuk ujaran kebencian, ujaran kedengkian, fitnah, hoaks. Kalau dahulu katakan standarnya enam, ya sekarang standarnya harus delapan ya," lanjutJokowi.
Written by admin | March 5, 2016 | 0 STMIK PRINGSEWU – Abad 21 yang sedang dijalani oleh manusia sejagad hari ini ternyata jauh berbeda dengan abad-abad sebelumnya. Jarak dunia yang begitu dekat, komunikasi antar penduduk yang mudah dan cepat, mobilitas dan pergerakan manusia yang tidak mudah dibatasi. Peran seseorang atau sekelompok orang tidak dengan mudah dapat dikendalikan oleh orang atau kelompok orang lain. Jejaring social yang hadir dalam dunia kedua (dunia maya) sebagai bentuk pola komunikasi antar personal di abad 21 ini, secara tidak langsung dapat saja mengeser arahan pemimpin konvensional. Kehadiran pemimpin di abad 21 masehi dalam berbagai tingkatannya seringkali kurang peka mengikuti kecepatan perubahan yang diniscayakan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi abad 21, akibatnya banyak pemimpin yang salah arah, salah tingkah dan tidak jarang ditinggalkan pengikutnya. Semestinya pemimpin harus dapat dijadikan ikutan oleh orang ya...
Private Sub Biru_Click() 'membuat teks berwarna Biru Hasil.ForeColor = vbBlue End Sub Private Sub Hijau_Click() 'membuat teks berwarna Hijau Hasil.ForeColor = vbGreen End Sub Private Sub Kuning_Click() 'membuat teks berwarna Kuning Hasil.ForeColor = vbYellow End Sub Private Sub Merah_Click() 'membuat teks berwarna merah Hasil.ForeColor = vbRed End Sub Private Sub Tebal_Click() 'membuat teks tebal If Tebal.Value = 1 Then Hasil.FontBold = True Else Hasil.FontBold = False End If End Sub Private Sub Miring_Click() 'membuat teks miring If Miring.Value = 1 Then Hasil.FontItalic = True Else Hasil.FontItalic = False End If End Sub Private Sub GarisBawah_Click() 'membuat teks GarisBawah If GarisBawah.Value = 1 Then Hasil.FontUnderline = True Else Hasil.FontUnderline = False End If End Sub Private Sub Coret_Click() 'membuat teks coret If Coret.Value = 1 Then Hasil.FontStrikethru = True Else Hasil.FontStriket...
Written by admin | March 4, 2016 | 0 STMIK PRINGSEWU – Jum’at (4/3), Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) banyak yang harus di persiapkan dari segi sumber daya manusia dan juga dari segi ekonomi. Mahasiswa STMIK Pringsewu menggelar Seminar Kompetensi Mahasiswa Informatika Menghadapi MEA . Acara ini sebagai salah satu bentuk kesadaran dan kesiapan mahasiswa STMIK Pringsewu dalam menghadapi MEA. Acara tersebut di buka oleh Nur Aminudin, M.T.I Wakil Ketua III STMIK Pringsewu. Seminar yang dimoderatori oleh Bapak Miswan Gumanti, MBA ini menghadirkan narasumber Bapak Satria Abadi, M.T.I, beliau merupakan mahasiswa S3 Universitas Selangor Malaysia sekaligus dosen tetap STMIK Pringsewu. Satria Abadi, M.T.I menjelaskan berkaitan tentang perlunya membekali diri soft skill dan Hard Skill, soft skill yaitu ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (inter Personal Skills) dan ketrampilan dalam men...
Komentar
Posting Komentar